Tilt
Bermain lebih buruk karena frustrasi, biasanya setelah mati konyol atau kalah beruntun.
Tilt menggambarkan pengambilan keputusan seorang pemain yang jadi makin buruk gara-gara frustrasi — maju terlalu jauh setelah mati konyol, memaksa war untuk 'membalas' kerugian, atau menyalahkan rekan setim alih-alih memperbaiki permainan sendiri. Ini murni istilah mental dan perilaku, bukan mekanik game, tapi akibatnya nyata di dalam game: laner yang tilt jauh lebih mungkin mati untuk kedua kalinya karena mengejar balas dendam atas kematian pertama. Menyadari tilt pada diri sendiri, lalu sekadar recall untuk menata ulang alih-alih memaksa satu war lagi, sering jadi kemampuan menaikkan rank paling besar di luar mekanik mentah.