Superconductor
Skill Eudora menempelkan Superconductor selama 3 detik saat mengenai target dan bisa memicu efek tambahan yang bergantung pada Superconductor.
Selalu aktif — tanpa cooldown

Mage burst dua skill yang debuff Superconductor-nya merangkai stun jadi sapuan AOE
Eudora adalah Mage burst mid lane yang kit-nya berputar di sekitar Superconductor, debuff yang ditempelkan skill-nya saat kena dan membuka damage tambahan, pantulan Ball Lightning yang men-stun berantai, serta sambaran AOE ekstra dari Thunder's Wrath. Mengenai skill dalam urutan yang benar mengubah kombo dua cast yang sederhana jadi pembantaian satu tim.
Kombo penuhnya cuma urutan dua skill yang tetap dengan jendela stun yang longgar, menjadikannya salah satu mage burst paling pemaaf untuk dieksekusi.
Maksimalkan Forked Lightning lebih dulu untuk poke damage dan Superconductor yang lebih sering menempel, naikkan Ball Lightning sebagai yang kedua demi stun dan potensi pantulannya, dan ambil ultimate di level 4, 8 dan 12.
Skill Eudora menempelkan Superconductor selama 3 detik saat mengenai target dan bisa memicu efek tambahan yang bergantung pada Superconductor.
Selalu aktif — tanpa cooldown
Eudora melepaskan petir bercabang, memberi 350–650 (+150% Total Magic Power) Magic Damage ke musuh dalam area berbentuk kipas. Musuh yang sedang terkena Superconductor menerima 190–390 (+30% Total Magic Power) Magic Damage tambahan setelah jeda singkat.
Eudora melemparkan bola petir ke musuh yang dituju, memberi 350–450 (+80% Total Magic Power) Magic Damage, memberi stun selama 1.2 detik, dan menurunkan Magic Defense target sebesar 10–25 selama 1.8 detik. Kalau target sedang terkena Superconductor, bola petir itu memantul ke maksimal 3 musuh di sekitarnya (mengutamakan hero musuh), memberi 175–225 (+40% Total Magic Power) Magic Damage dan stun selama 0.6 detik.
Eudora menurunkan ledakan petir ke musuh non-minion yang dituju, memberi 480–840 (+180% Total Magic Power) Magic Damage. Kalau musuh itu sedang terkena Superconductor, awan gelap muncul di atas kepalanya dan melepaskan sambaran petir tambahan ke satu area setelah 0.8 detik, memberi 440–770 (+150% Total Magic Power) Magic Damage ke musuh di dalamnya dan 360–630 (+150% Total Magic Power) Magic Damage ke musuh di sekitarnya.
Kombo andalan
Item inti dalam urutan beli, lengkap dengan emblem, talent dan battle spell yang menyertainya.
total 7.970g
Pick mid lane standar yang mengincar satu kombo mematikan ke target darah tipis mulai level 4.
Battle Spell
The 'Flicker combo' — blinking in right as a hook or stun lands, or blinking out the instant an enemy ultimate is cast — is the single most common high-elo outplay moment in the game.
Ganti kalau perlu
Divine Glaive — Melawan tim yang menumpuk magic defense begitu penetration flat saja tidak lagi cukup.
Winter Crown — Memberi jeda kebal damage melawan comp dive yang menghukumnya karena dia tidak punya jalan kabur.
Ice Queen Wand — Ice Bound menumpuk slow 10% setiap skill kena, menjaga penyerbu yang dash-nya sudah habis tetap dalam jangkauan kombo yang harus dia daratkan.
total 7.900g
Melawan lineup di mana damage cicilan dari jarak aman lebih penting daripada kombo all-in.
Battle Spell
Unlike Purify, Sprint does nothing against stuns or roots already applied — it only prevents future slows and outruns melee threats, so it's best on heroes who aren't the primary CC target.
Ganti kalau perlu
Athena's Shield — Melawan assassin atau mage musuh yang ingin menghukumnya karena dia kurang mobilitas.
Divine Glaive — Begitu tim musuh menumpuk magic defense yang cukup untuk menumpulkan penetration flat-nya.
Ice Queen Wand — Slow bertumpuk ekstra untuk menahan musuh tetap di jarak jauh, di mana kelemahan posisinya kurang terasa.
Hero yang bikin matchup ini berat, dan mekanik yang jadi penyebabnya.
Hero yang daftar counter-nya sendiri menyebut Eudora — matchup yang sama, dibaca dari sisi sebaliknya.
Partner duo yang skill-nya melengkapi hero ini.
Daratkan Forked Lightning lebih dulu setiap kali memungkinkan, karena skill itu menempelkan Superconductor di area yang luas, menyiapkan sekaligus pantulan Ball Lightning dan sambaran AoE Thunder's Wrath.
Pakai Ball Lightning sebagai pembuka ke satu target hanya kalau Forked Lightning belum siap, karena stun-nya jauh lebih berharga saat Superconductor sudah menempel.
Tahan Thunder's Wrath untuk target yang sudah bertanda Superconductor saat war sedang berkumpul, supaya sambaran AoE tambahannya mengenai seluruh tim musuh.
Bermainlah dari jarak lempar maksimal di lane; kamu tidak punya skill mobilitas, jadi posisi sebelum pertarungan dimulai adalah satu-satunya pertahananmu.
Eudora termasuk burst mage paling ramah pemula, karena kombo penuhnya cuma urutan dua skill yang tetap dengan jendela stun yang lebar dan tanpa timing cancel yang harus dipelajari.
Build standarnya dibuka dengan Lightning Truncheon untuk burst dan cooldown reduction, lalu Holy Crystal untuk Magic Power mentah, kemudian Genius Wand untuk penetration melawan susunan tim yang lebih tebal darahnya.
Barats, Atlas, dan Gloo adalah counter berat karena mereka bisa memaksanya keluar dari jarak aman untuk memakai skill, sedangkan Hylos, Balmond, Sun, Fredrinn, dan Masha semuanya menghukum mobilitasnya yang minim begitu dia kepergok.
Superconductor menempel pada musuh yang terkena skill-nya selama 3 detik, membuka damage tambahan pada Forked Lightning, pantulan pada Ball Lightning, dan sambaran AoE tambahan pada Thunder's Wrath.