Lewati ke konten
MLBB Codex
Phoveus — art hero dari Mobile Legends: Bang Bang

Phoveus

DTier

Fighter iblis yang menandai target, lalu melompat masuk untuk hantaman penyembuh

FighterEXP LaneMemberi hybrid damage

Phoveus adalah Fighter EXP lane yang dibangun di sekitar Demonic Force — setiap 26 sampai 14 detik, memendek seiring level Infernal Pursuit, Basic Attack berikutnya membuatnya menerjang musuh untuk knockback, 4% Max HP mereka sebagai Magic Damage, dan shield sebesar 8% Max HP miliknya sendiri. Ultimate-nya menandai musuh lewat skill-skill itu, lalu menghantam turun dengan Judgement untuk memulihkan HP dari darah yang sudah hilang sekaligus menutup kill.

Kesulitan
Sedang
Specialty
RegenDamage

Phoveus mengganjar kemampuan membaca pola dash musuh untuk memicu Demonic Force dan mengatur waktu lompatan Judgement ke target ber-Sinner's Mark, bukan sekadar merangkai kombo mentah.

Sekilas

Kapan Phoveus kuat

5Early7Mid8Late

Atribut

Damage
7
Ketahanan
7
Crowd Control
6
Mobilitas
5
Utility
4

Kelebihan

  • Demonic Force menghukum tim musuh yang penuh dash dengan memangkas cooldown-nya sendiri setiap kali mereka engage
  • Judgement memulihkan sebagian HP yang sudah hilang, sehingga dia justru makin kuat memenangkan war panjang saat darahnya makin tipis
  • Seretan airborne dari Dark Wave menyiapkan damage lanjutan yang dijamin masuk dari seluruh kit-nya
  • Terjangan dan shield gratis dari Demonic Force jalan lewat Basic Attack tanpa perlu mengeluarkan skill

Kekurangan

  • Lemah melawan musuh yang tidak punya dash — Demonic Force tidak berguna sama sekali melawan komposisi yang mencicil damage dari tempat
  • Satu-satunya penutup jaraknya adalah terjangan Demonic Force dengan cooldown 26–14 detik dan lompatan Judgement, yang butuh target yang sudah membawa Sinner's Mark
  • Heal Judgement dipangkas 80% kalau skill itu mengenai banyak musuh, menghukum cast AoE yang serakah
  • Early game-nya biasa saja sebelum kombo passive dan ultimate-nya tersedia di level 4-6

Skill

Naikkan Demonic Impact lebih dulu untuk slow dan persiapan tandanya, maksimalkan Dark Wave sebagai yang kedua untuk seretan airborne-nya, dan ambil Infernal Pursuit di level 4, 8 dan 12.

Demonic Force icon
Pasif

Demonic Force

Buff

Basic Attack Phoveus berikutnya membuatnya menerjang ke arah musuh, mendorongnya, memberi Magic Damage tambahan sebesar 4% Max HP musuh, dan memberi Phoveus Shield sebesar 8% Max HP-nya. Efek ini punya cooldown 26-14 detik (mengikuti level Infernal Pursuit).

Sumber kami memotong deskripsi ini di tengah kalimat — sisanya tidak ditampilkan.

Selalu aktif — tanpa cooldown

Demonic Impact icon
Skill 1

Demonic Impact

AOESlow

Phoveus menghantamkan monolitnya ke tanah, memberi 200–500 (+120% Total Physical Attack) Physical Damage ke musuh di area itu dan slow 70% selama 0.5 detik. Kalau skill ini mengenai musuh, Demonic Impact Phoveus berikutnya akan meninggalkan Astaros Eye. Astaros Eye: Meledak ke dalam setelah jeda singkat, memberi 100–250 (+60% Total Physical Attack) Magic Damage ke musuh.

Cooldown
6s
Dark Wave icon
Skill 2

Dark Wave

AOECC

Phoveus menjatuhkan batunya dan melepaskan kekuatan iblisnya ke arah yang dituju, membuat musuh airborne, menyeret mereka, dan memberi 250–500 (+100% Extra Physical Attack) Magic Damage.

Cooldown
10s
Arti istilahnya(1)
Movement Speed
Movement Speed on the battlefield. Usually Calculated and Actual Movement Speed is equal. But when Movement Speed is below 230 or over 420 both Slowdown and Speedup Effect will decay.
Infernal Pursuit icon
Ultimate

Infernal Pursuit

MobilityBurst

Sinner: Demonic Force, Astaros Eye, dan Dark Wave bisa menempelkan Sinner's Mark ke hero musuh yang terkena. Judgement: Phoveus melompat ke udara dan menghantamkan monolitnya ke hero musuh yang punya Sinner's Mark, memberi 250–500 (+100% Total Physical Attack) ditambah Physical Damage tambahan sebesar 5% Max HP target ke musuh di area itu, sementara Phoveus memulihkan 50 ditambah 6% dari HP-nya yang hilang. HP yang dipulihkan berkurang 80% kalau skill ini mengenai beberapa musuh sekaligus.

Cooldown tidak dicatat

Kombo andalan

Demonic Impact untuk memberi slow sekaligus meninggalkan Astaros Eye → Dark Wave untuk menyeret target masuk → lompatan Judgement dari Infernal Pursuit menutup semuanya sambil memulihkan HP dari darah target yang sudah hilang.

Build Phoveus

Item inti dalam urutan beli, lengkap dengan emblem, talent dan battle spell yang menyertainya.

HP-Scaling Bruiser

total 6.990g

Pick default untuk war panjang, di mana heal Judgement harus terasa seiring waktu.

Emblem

  1. Firmness iconT1Firmness
  2. Weapons Master iconT2Weapons Master
  3. Impure Rage iconT3Impure Rage

Battle Spell

Flicker iconFlickerCD 120s

The 'Flicker combo' — blinking in right as a hook or stun lands, or blinking out the instant an enemy ultimate is cast — is the single most common high-elo outplay moment in the game.

Ganti kalau perlu

  • Immortality icon

    Immortality Jaminan melawan kombo burst yang berusaha membunuhnya sebelum heal Judgement bekerja.

  • Wind of Nature icon

    Wind of Nature Memberi jeda kebal physical damage melawan penyerbu fisik yang dihukum Demonic Force.

  • Dominance Ice icon

    Dominance Ice Anti heal dari Lifebane dan Hybrid Defense 40/40 melawan carry attack speed penuh lifesteal yang tidak bisa dikejar skill-nya yang lamban.

Phoveus — build HP-Scaling Bruiser: Tough Boots, lalu Blade of the Heptaseas, lalu Queen's Wings, lalu Brute Force Breastplate.

Anti-Mobility Frontline

total 6.600g

Melawan comp musuh yang penuh dash, di mana Demonic Force akan terus aktif.

Emblem

  1. Firmness iconT1Firmness
  2. Weapons Master iconT2Weapons Master
  3. Impure Rage iconT3Impure Rage

Battle Spell

Vengeance iconVengeanceCD 75s

Vengeance rewards being attacked, so it's weakest against burst-and-retreat assassins who land one hit and disengage before the reflect matters.

Ganti kalau perlu

  • Queen's Wings icon

    Queen's Wings Effective HP ekstra dan damage reduction saat HP rendah untuk bertahan di trade pembuka sebelum cooldown reset.

  • Antique Cuirass icon

    Antique Cuirass Melawan Fighter dan Assassin yang mengandalkan kombo skill dan menyerbunya berulang kali.

  • Radiant Armor icon

    Radiant Armor Melawan magic damage berkelanjutan di war panjang.

Phoveus — build Anti-Mobility Frontline: Warrior Boots, lalu Blade of the Heptaseas, lalu Brute Force Breastplate, lalu Oracle.

Hero yang counter Phoveus

Hero yang bikin matchup ini berat, dan mekanik yang jadi penyebabnya.

Rekan satu tim terbaik untuk Phoveus

Partner duo yang skill-nya melengkapi hero ini.

Cara main Phoveus dengan baik

  1. 1

    Pancing dash musuh di dekatmu sebelum engage untuk memicu pemangkasan cooldown Demonic Force secara gratis

  2. 2

    Daratkan Demonic Impact ke satu target lebih dulu supaya ledakan Astaros Eye lanjutannya tidak terbuang

  3. 3

    Simpan Judgement untuk target yang sudah membawa Sinner's Mark dari Dark Wave atau Demonic Force

  4. 4

    Jangan terlalu maju mengejar tanda — Phoveus menang dengan membuat musuh datang kepadanya, bukan dengan memburu mereka

Phoveus — pertanyaan umum

Apakah Phoveus cocok untuk pemula?

Phoveus tingkat kesulitannya sedang — pola dasarnya berupa memicu Demonic Force lalu mendaratkan Judgement itu gampang dipahami, tapi membaca kapan musuh akan dash di dekatnya butuh jam terbang.

Apa build terbaik untuk Phoveus?

Build bruiser yang scaling ke HP dengan Blade of the Heptaseas, Queen's Wings, dan Brute Force Breastplate sudah cukup untuk hampir semua pertandingan, karena menjaga heal dan physical damage-nya tetap relevan sampai late game.

Hero apa saja yang counter Phoveus?

Minsitthar dan X.Borg adalah counter terberatnya — King's Calling melarang skill perpindahan tanpa pernah dihitung sebagai dash, dan X.Borg tidak memakai dash sama sekali sekaligus tidak membiarkan Firaga Armor-nya pecah oleh burst Judgement.

Phoveus main di lane apa?

Phoveus adalah Fighter EXP lane yang main sendirian di lane atas, menghukum jungler dan roamer yang penuh dash karena mereka justru memicu pemangkasan cooldown Demonic Force miliknya saat engage.

Hero serupa