Wrath of the Abyss
Saat Rage Dyrroth mencapai 50%, dia akan memperkuat Burst Strike dan Spectre Step.
Selalu aktif — tanpa cooldown

Bruiser EXP bertenaga Rage yang merontokkan Physical Defense dan scaling dari HP yang hilang
Dyrroth adalah bruiser EXP lane sekaligus jungle yang mengumpulkan Rage selama bertarung untuk memperkuat Burst Strike dan Spectre Step di tengah fight. Identitasnya berpusat pada Abysm Strike, tebasan yang tidak bisa diinterupsi dan memberi damage tambahan berdasarkan HP yang sudah hilang dari target, sehingga dia bisa menutup kill yang tak terjangkau bruiser lain.
Mengumpulkan Rage sebelum maju dan mendaratkan eksekusi cast kedua Spectre Step ke target yang tepat di bawah tekanan cooldown menuntut urutan kombo yang rapi.
Maksimalkan Burst Strike lebih dulu untuk slow dan poke damage-nya, naikkan Spectre Step sebagai yang kedua demi kemampuan mengejar dan mengikis defense, dan ambil ultimate di level 4, 8 dan 12.
Saat Rage Dyrroth mencapai 50%, dia akan memperkuat Burst Strike dan Spectre Step.
Selalu aktif — tanpa cooldown
Dyrroth melepaskan burst strike ke arah yang ditentukan. Setiap semburan memberi 200–450 (+60% Extra Physical Attack) Physical Damage ke musuh dan slow 25% selama 1.5 detik. (Damage-nya mengecil pada target yang sama dan hanya 75% terhadap minion.) Abyss Enhanced: Burst Strike punya jangkauan lebih jauh, memberi 140% dari damage aslinya, dan efek slow-nya berlipat dua.
Dyrroth melesat ke arah yang ditentukan. Dia berhenti saat mengenai target non-minion, memberi 230–355 (+60% Extra Physical Attack) Physical Damage ke musuh. Saat dia memakai skill ini lagi, dia mengunci satu target dan melepaskan Fatal Strike, memberi total 345–570 (+120% Extra Physical Attack) Physical Damage. Hero musuh atau creep yang terkena Fatal Strike kehilangan 40% Physical Defense selama 4 detik.
Sumber kami memotong deskripsi ini di tengah kalimat — sisanya tidak ditampilkan.
Setelah jeda singkat, Dyrroth melancarkan tebasan penghancur ke arah yang dituju (tidak bisa dihentikan), memberi 650–1250 (+250% Extra Physical Attack) (+20% Lost HP musuh) Physical Damage ke musuh yang dilewatinya dan slow 55% selama 0.8 detik.
Kombo andalan
Item inti dalam urutan beli, lengkap dengan emblem, talent dan battle spell yang menyertainya.
total 8.120g
Pick EXP lane standar melawan frontline campuran, di mana burst menghukum musuh yang terlalu maju.
Battle Spell
The 'Flicker combo' — blinking in right as a hook or stun lands, or blinking out the instant an enemy ultimate is cast — is the single most common high-elo outplay moment in the game.
Ganti kalau perlu
Queen's Wings — Sustain dan damage reduction untuk bertahan di skirmish panjang sebagai engage utama.
Immortality — Melawan lineup penuh burst yang bisa menghabisinya sebelum kombonya selesai.
Wind of Nature — Memberi jeda kebal physical damage melawan marksman musuh atau burst berbasis crit.
total 7.800g
Pick jungle yang mengutamakan tempo awal dan kontrol objektif daripada kekuatan duel mentah.
Battle Spell
A well-timed Retribution on a low-HP objective — a 'smite steal' — can snatch Turtle or Lord away from a team that appeared to be securing it, often the single biggest swing play of the early-to-mid game.
Ganti kalau perlu
Queen's Wings — Daya tahan ekstra saat berebut Turtle atau Lord dengan jungler lawan.
Immortality — Jaminan melawan gank saat kamu sedang clear dan skill sedang cooldown.
Endless Battle — Sustain dan cooldown reduction ekstra supaya Rage terus terisi di antara camp.
Hero yang bikin matchup ini berat, dan mekanik yang jadi penyebabnya.
Hero yang daftar counter-nya sendiri menyebut Dyrroth — matchup yang sama, dibaca dari sisi sebaliknya.
Partner duo yang skill-nya melengkapi hero ini.
Bertarung dulu sebelum engage untuk menaikkan Rage sampai 50% supaya Burst Strike dan Spectre Step sudah diperkuat saat adu serang sungguhan dimulai.
Pakai cast kedua Spectre Step, yaitu Fatal Strike, ke target tertentu untuk mengikis defense-nya sebelum ultimate-mu mendarat.
Simpan Abysm Strike untuk target yang HP-nya sudah di bawah separuh, karena di situlah komponen damage berbasis HP yang hilang paling cepat mengubahnya jadi kill.
Pakai area AoE Burst Strike untuk memberi slow ke target yang kabur sebelum melepas Spectre Step untuk mengejarnya.
Dyrroth gampang dipakai karena kombonya lurus saja: slow, dash, lalu burst, tapi mengatur timing pemakaian kedua Spectre Step dan mengisi Rage sebelum engage butuh latihan berulang untuk dikuasai.
Build standarnya dibuka dengan Blade of Despair untuk burst yang makin besar melawan target ber-HP rendah, lalu Endless Battle untuk sustain dan cooldown reduction, dan Malefic Roar untuk penetration melawan susunan tim yang tebal darahnya.
Khufra, Aurora, dan Tigreal adalah counter berat lewat airborne, freeze, dan tarikan, sedangkan Lylia, Suyou, Diggie, Minsitthar, Benedetta, Argus, dan Granger semuanya menekannya lewat kemampuan menghindar, mobilitas, atau sustain.
Wrath of the Abyss mengumpulkan Rage dari pertarungan, dan begitu Rage-nya mencapai 50%, passive itu memperkuat Burst Strike sekaligus Spectre Step untuk sisa pertarungan.